Mengelola kehamilan kembar membawa kebahagiaan ganda, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan medis yang jauh lebih kompleks dibandingkan kehamilan tunggal. Salah satu aspek medis paling krusial yang harus dipahami oleh calon orang tua dan dokter adalah status zigotitas, yaitu apakah janin tersebut identik (monozigot) atau tidak identik (dizigot). Mengetahui perbedaan ini sejak dini sangat penting karena kehamilan kembar identik memiliki risiko komplikasi yang berbeda, seperti sindrom transfusi janin-ke-janin (TTTS). Dengan teknologi medis yang ada saat ini, penentuan zigotitas janin kembar dapat dilakukan dengan sangat akurat melalui metode non-invasif. Penggunaan…
